Software Quality Model (MODELPERANGKAT LUNAK)


NAMA : VASKO EDO GULTOM
NIM : 071402009

Software Quality Model
(MODELPERANGKAT LUNAK)

Menjelaskan software quality model,diantarannya adalah sebagai berikut;

1.McCall’s software quality factors

Berdasarkan gambar diatas, McCall menyediakan beberapa dekripsi yaitu :
1. Correctness (kebenaran), tingkat pemenuhan program terhadap kebutuhan yang dispesifikasikan dan
memenuhi tujuan/ misi konsumer
2. Reliability (Keandalan), tingkat kemampuan program yang diharapkan dapat menampilkan fungsi yang
dimaksud dengan presisi yang ditetapkan.
3. Efficiency (efisiensi), jumlah sumberdaya yang diproses dan kode yang diperlukan oleh program untuk
melaksanakan fungsi tersebut
4. Integrity (Integritas), tingkat kemampuan pengawasan akses terhadap data atau software oleh orang-orang tertentu.
5. Usability, usaha yang diperlukan untuk mempelajari, mengoperasikan, menyiapkan masukan dan mengartikan keluaran oleh program
6. Maintainability, usaha yang diperlukan untuk menetapkan dan memperbaiki kesalahan dalam program.
7. Flexibility, usaha yang diperlukan untuk memodifikasi program operasional
8. Testability, usaha yang diperlukan untuk menguji program untuk memastikan bahwa program melaksanakan
fungsi yang ditetapkan
9. Portability, usaha yang diperlukan untuk memindahkan program dari hardware/ lingkungan sistem software
tertentu ke yang lainnya.
10. Reusability, tingkat kemampuan program/ bagian dari program yang dapat dipakai ulang dalam aplikasi
lainnya, berkaitan dengan paket dan lingkup dari fungsi yang dilakukan oleh program
11. Interoperability, usaha yang diperlukan untuk menggabungkan satu sistem dengan yang lainnya. Untuk membentuk pengukuran langsung mengenai faktor-faktor kualitas tidaklah mudah. Terdapat beberapa ukuran (metric) yang didefinisikan dan penilaiannya diukur secara objektif. Pengukuran biasanya dalam bentuk checklist dengan menggunakan skala 0-10. McCall menetapkan beberapa pengukuran yang dapat digunakan, diantaranya :
1. Auditability, kemudahan yaitu penyesuaian terhadap standar yang dapat diperiksa.
2. Accuracy, ketepatan perhitungan dan kontrol
3. Communication commonality, tingkatan dimana interface standar, protokol dan bandwidth digunakan
4. Completenesss, tingkatan dimana implementasi lengkap dari fungsi yang dibutuhkan telah tercapai
5. Conciseness, kepadatan program dalam jumlah baris kode
6. Consistency, penggunaan rancangan dan teknik dokumentasi dalam satu bentuk diseluruh proyek
pengembangan software
7. Data commonality, penggunaan struktur dan tipe data standar diseluruh program
8. Error tolerance, kerusakan yang muncul ketika program menemukan kesalahan/kegagalan
9. Execution efficiency, performa run-time suatu program
10. Expandability, tingkatan dimana rancangan arsitektural, data atau prosedur dapat dikembangkan
11. Generality, lingkup aplikasi potensial dari suatu komponen program
12.Hardware independece, tingkatan dimana software dipisahkan dari hardware yang mengoperasikannya
13. Instrumentation, tingkatan dimana pengawasan program memiliki operasi tersendiri dan
mengidentifikasikesalahan yang terjadi
14. Modularity, kemandirian fungsional dari suatu komponen program
15. Operability, kemudahan pengoperasian program
16. Security, ketersediaan mekanisme yang mengontrol atau menproteksi program dan data
17. Self-documentation, tingkatan dimana kode sumber menyediakan dokumentasi yang berarti
18. Simplicity, tingkatan dimana program dapat dimengerti tanpa kesulitan
19. Software system independence, tingkatan dimana program mandiri terhadap feature bahasa pemrograman nonstandar, karakteristik sistem operasi, dan batasan-batasan lingkungan lainnya
20. Traceability, kemampuan penelusuran ulang kepada kebutuhan mengenai representasi rancangan atau komponen program yang sesungguhnya
21. Training, tingkatan dimana software membantu menerapkan sistem oleh user yang baru.
Keterhubungan antara faktor-faktor kualitas software dengan ukuran-ukuran (metrics) yang digambarkan dalam
tabel :

Faktor-faktor kualitas yang dideskripsikan oleh McCall dan kawan-kawan merepresentasikan sejumlah
”checklist” yang disarankan. Hewlett-Packard telah membuat sejumlah faktor-faktor kualitas yang disingkat ”FURPS”, yaitu Functionality, Usability, Reliability, Performance, Supportability. Dimana atribut-atribut untuk
setiap faktor seperti tersebut dibawah ini :
1. Functionality, diperkirakan dengan mengevaluasi sejumlah feature dan kemampuan program, fungsi-fungsi umum yang disediakan, dan keamanan terhadap keseluruhan system
2. Usability, diperkirakan dengan mempertimbangkan faktor manusia, keseluruhan estetika, konsistensi, dan dokumentasi
3. Reliability, dievaluasi dengan mengukur frekuensi dan penanganan kesalahan, keakuratan hasil output, jangka waktu antar kesalahan (Mean Time Between Failure), kemampuan untuk recover dari kesalahan dan kemampuan prediksi program
4. Performance, diukur dengan mengevaluasi kecepatan pemrosesan, waktu respon, konsumsi sumberdaya, keluaran dan efisiensi
5. Supportablity, kombinasi kemampuan untuk memperpanjang program, kemampuan adaptasi dan kemampuan layanan (ketiga atribut ini merepresentasikan –maintainability) sebagai tambahan untuk kemampuan ujicoba, kesesuaian, kemampuan penyusunan (kemampuan untuk mengorganisir dan mengatur elemen-elemen penyusunan software), kemudahan dengan apa sistem dapat diinstalasi dan kemudahan dengan apa masalah-masalah dapat dilokasikan.

2. Model Boehm (1978)

Dasar dari pendirian model mutu ini adalah membuat perangkat lunak yang berkualitas. model boehm ini ditemukan oleh Barry W. Boehm. Boehm mendefenisikan dan membuat model ini tujuanya adalah secara otomatis mengevaluasi mutu dari sekian banyaknya perangkat lunak. Pada pokoknya model ini mencoba mendefinisikan kualitas atau mutu daripada perangkat lunak (software).dan berfungsi dibarengi dengan oleh satu setelan tertentu dari atribut dan metrik. Model Boehm adalah serupa dengan Model McCall.yakni menyajikan satu mutu hirarkisdan memodelkan taraf tingg struktur karakteristik, karakteristik tengah bertingkat, karakteristik primitif masing-masing sebesar yangmembantu tingkat kualitas keseluruhan. Karakteristik tingkat tinggi mewakili dasar pada taraf yang tinggi yaitu kebutuhan dengan penggunaan nyata.
Karakteristik tingkat tinggi menunjuk tiga utama persoalan bahwa satu pembeli perangkat lunak punya:

kegunaan: Seberapa baik (dengan mudah, dapat dipercaya, secara efisien) dapatkah aku mempergunaka ini?
Maintainability: Bagaimana kemudahan ini untuk pahami, modifikasi dan test ulang?
Portabilitas: Dapatkah aku masih penggunaan ini kalau aku mengubah lingkunganku?
Taraf intermediate karakteristik mewakili Boehm 7 faktor mutu itu bersama-sama mewakili berkualitas
diharapkan dari satu lunak sistem perangkat:
• Portabilitas (Karakteristik kegunaan umum): Kode menguasai portabilitas karakteristik luas pada model ini dapat mengoperasikan dengan mudah dan baik pada konfigurasi komputer.
• Keandalan (Seperti halnya kegunaan karakteristik): Kode menguasai keandalan karakteristik diharapkan dapat untuk melaksanakan fungsi yang dimaksud dengan memuaskan.
• Efisiensi (Seperti halnya kegunaan karakteristik): Kode menguasai efisiensi karakteristik dipenuhi
penggunaan ini tanpa masalah dari sumber daya yang ada pada software.
• Usability (Seperti halnya kegunaan karakteristik, Rekayasa manusia): Kode menguasai karakteristik usability adalah dapat dipercaya, efisien dan manusia rekayasa.
• Testability (Karakteristik Maintainability): Kode menguasai karakteristik testability yang memudahkan penetapan dari kriteria pembuktian dan evaluasi dukungan dari kinerja ini.
• understandability (Karakteristik Maintainability): Kode menguasai karakteristik understandability penggunaan ini jelas ke inspektor.
• Fleksibilitas (Karakteristik Maintainability, Modifiability): Kode menguasai karakteristik modifiability untuk memudahkan persatuan dari perubahan satu kali sifat alami. Perubahan yang diinginkan telah ditentukan. ( tingkat yang lebih tinggi abstractness dari karakteristik ini seperti membandingkan dengan augmentability). Struktur tingkat terendah dari hirarki karakteristik di model Boehm adalah karakteristik primitif metrik hirarki. Karakteristik primitif menyediakan fondasi untuk metrik mutu gambar – yaitu salah satu gol ketika Boehm membangun model berkualitasnya. Alhasil, hadiah model satu buah atau lebih metrik .

3.Model ISO 9126

Model ISO 9126 diajukan pada 1991 model ini mempunyai karakteristik sebagai berikut;
• Karakteristik eksternal:Bagaimana pekerjaan produk di dalamnya lingkungan misalnya Usability, Keandalan
• Karakteristik internal:Bagaimana produk dikembangkan misalnya ukuran, rate test dan kegagalan
Gambarnya adalah sebagi berikut;

Model ISO 9126

Kemampuan
• Kesalahan, Keakuratan, Interoperability, Kepatuhan, Jaminan sekuritas Keandalan
• Kedewasaan, Toleransi kesalahan, recoverability Usability
• understandability, Learnability, Operability Efisiensi
• Perilaku waktu, Perilaku sumber daya manusia, Portabilitas
• Daya penyesuaian, Changeability, Kemantapan, Testability

Metriknya adalah:

.. Satu Metrik Mutu Hasil Akhir
.. Pengguna memainkan satu peran pada pengukuran dari Mutu Perangkat Lunak
.. Pengguna punya satu dampak langsung dan sama pada mutu perangkat lunak
.. Hasilkan satu unik QF bagi seluruh perangkat lunak dan semua versi dari satu perangkat lunak
.. Untuk menyeimbangkan segi pandangannya pengguna dan untuk menentukan mutu keseluruhan, anggota QA juga mengevaluasi perangkat lunak
.. Dapat dipergunakan untuk tingkatkan kualitas daripada sofware.

Penghitungan kualitas software (Comparison of the Quality Models)

.. ISO 9126 Mutu Memodelkan Satu Secara Internasional model dikenal dan diikuti oleh mayoritas dari organisasi di seluruh bumi

.. Selama tahap analisa kebutuhan, golongkan kebutuhan seperti per karakteristik dan karakteristik sub pada ISO 9126 Model

.. Sediakan Angket ke Pengguna, QM anggota QA

.. mengumpulkan angket atau data yang handal

.. Faktor berkualitas diperoleh dari penggunaan satu rangkaian rumus

.. menggolongkan perangkat lunak berlandaskan nilai dari QF

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s