PERANCANGAN SISTEM PENTERJEMAH


BAB III

PERANCANGAN SISTEM PENTERJEMAH

3.1 Spesifikasi Sistem
3.1.1 Input Output
Input (data masukan) perangkat lunak ini berupa data string. Data string dapat berupa kata, frasa atau kalimat. Demikian pula output (data keluaran) berupa data string yang berupa kata, frasa atau kalimat.
3.1.2 Teknik Penterjemahan
Teknik penterjemahan perangkat lunak terbagi menjadi tiga tahap utama. Tiga tahap utama tersebut adalah pre-editing, penterjemahan, dan post-editing.
Pre-editing, secara bebas dapat diartikan sebagai pengeditan sebelum proses utama dapat dilakukan. Pre-editing mempersiapkan semua hal yang diperlukan agar proses utama, yaitu penterjemahan, dapat dilakukan. Terdapat beberapa hal yang termasuk di dalam pre-editing ini yaitu :
1. Memeriksa jumlah kata.
2. Mencari space yang kosong.
Listing program :
Private Sub totalkata()
Dim ketemu As Integer
Dim awal As Integer
Dim n As Integer
kalimat = LCase(textasli.Text)
n = 0
awal = 1
lagi:
ketemu = InStr(awal, kalimat, ” “) ‘cek jumlah kata dengan mencari space yang kosong
If ketemu = 0 Then ‘kalau tdk ketemu keluar saja
GoTo akhir
Else
n = n + 1
awal = ketemu + 1
End If
GoTo lagi ‘cari kata lagi jika memungkinkan
akhir:
jlhkata = n ‘total kata yang berhasil ditemukan
End Sub
Tahap penterjemahan dilakukan dengan melakukan pencarian (searching) arti kata masukkan pada file data kamus.
Tahap post-editing merupakan tahap akhir yang berupa penyusunan hasil penterjemahan yang telah didapat sesudah mencocokan arti kata. Tahapan dalam post-editing adalah sebagai berikut:
1. Penyusunan kata-kata hasil penterjemah sesuai dengan urutan kata.
Contoh : Kalimat masukan adalah “Sekarang mereka pergi ke pasar memakai baju merah ”. Hasil terjemahan sementara adalah “Now they go to market wear coat red”.
2. Pengecekan susunan tata bahasa kalimat hasil terjemahan apakah sudah sesuai dengan kaidah bahasa Inggris yang benar. Jika susunan tata bahasa sudah sesuai, hasil terjemahan langsung ditampilkan. Jika belum maka dilakukan proses penyesuaian tata bahasa terlebih dulu.
Contoh : Dalam kalimat terjemahan sementara Now they go to market use car red, ditemukan beberapa data yaitu :
a. Adanya pengenal yang menunjukkan kalimat tersebut dalam bentuk continues, yakni kata Now.
b. Subyek kalimat berupa kata ganti orang ketiga jamak They.
c. Ditemukan kata majemuk coat red.
3. Langkah terakhir adalah menampilkan hasil penterjemahan.
Karena kalimat sementara belum memenuhi kaidah tata bahasa yang benar maka dilakukan penyesuaian tata bahasa sebagai berikut :
a. Menampilkan bentuk kedua (bentuk ing) dari kata kerja go menjadi going.
b. Menambahkan to be “are” pada They.
c. Karena ada kata majemuk yakni car (kata benda) bertemu red (kata sifat), maka coat red diubah susunannya menjadi red coat.
Maka hasil penterjemahan yang benar untuk “Sekarang mereka pergi ke pasar menggunakan mobil merah” adalah “Now they are going to market wear red coat”.

3.2 Struktur Data dan Algoritma
Perangkat lunak penterjemah ini menggunakan data kamus dalam extensi (tipe file) .dick. File kamus tersebut dinamakan kamus.dick. Penggunaan file sebagai media penyimpan data kamus dapat memperkecil ukuran keseluruhan perangkat lunak ini.
Data kamus dalam kamus.dick, terbagi menjadi 3 bagian. Bagian kata bahasa Indonesia, bagian kata bahasa Inggris, serta bagian jenis kata. Penulisan data kata dibuat urut sesuai abjad mulai dari A sampai Z dan paling akhir ditambah dengan data perubahan tenses kata. Metode penulisan data kamus yang digunakan adalah sebagai berikut :
[A]
ahli=expert(b)
asrama=boarding house(b)
angkatan=exponent(b)
angkat=lift(v)
anggaran=estimation(b)
apung=float(s)
Adapun metode penulisan data tenses yang digunakan adalah sebagai berikut :
[present]
1let1=let(v)
2let1=let(v)
3let1=lets(v)
4let1=let(v)
5let1=let(v)
6let1=let(v)

[past]
1go4=went(v)
2go4=went(v)
3go4=went(v)
4go4=went(v)
5go4=went(v)
6go4=went(v)

Keterangan :
 [past] dan [present] adalah contoh kode tenses.
 Angka di awal kata kerja menunjukkan kode kata ganti orang.
a. Kode 1 = kata ganti orang pertama tunggal.
b. Kode 2 = kata ganti orang kedua tunggal.
c. Kode 3 = kata ganti orang ketiga tunggal.
d. Kode 4 = kata ganti orang pertama jamak.
e. Kode 5 = kata ganti orang kedua jamak.
f. Kode 6 = kata ganti orang kedua jamak.
 Angka di belakang kata kerja menunjukkan kode tenses.
a. Kode 1 = simple present tense.
b. Kode 2 = present continues tense.
c. Kode 3 = simple past tense.
d. Kode 4 = past perfect tense.
e. Kode 5 = simple future tense.
 Huruf dibelakang adalah kode jenis kata kerja.
Jenis-jenis kata yang digunakan dalam perangkat lunak ini adalah:
1. Kata benda dengan kode (b).
2. Kata kerja dengan kode (v).
3. Kata sifat dengan kode (s).
4. Kata keterangan dengan kode (k).
5. Kata tunjuk dengan kode (t).
6. Kata ganti dengan kode (g).
7. Kata yang merupakan partikel dengan kode (p).

Algoritma yang digunakan adalah algoritma pencocokan tata bahasa untuk mendapatkan kalimat terjemahan yang mendekati makna sebenarnya.

3.3 User Interface
Perangkat lunak penterjemah ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa Visual Basic 6.0 Tampilan antarmuka dirancang sederhana kemudian dilanjutkan dengan pengkodean. Fungsi utama perangkat lunak ini sebagai penterjemah kalimat, yang paling ditekankan adalah hasil penterjemahan yang mendekati arti sebenarnya sehingga interface perangkat lunak ini dibuat sederhana.

3.3.1 Fasilitas penterjemahan
Perangkat lunak penterjemah ini dirancang untuk menerima input berupa teks. Teks tersebut merupakan kalimat-kalimat bahasa Indonesia baku. Aplikasi penterjemah ini belum bisa melakukan penterjemahan terhadap teks-teks yang banyak yang terdiri dari kalimat-kalimat yang kompleks.

Gambar 3-1. Interface Penterjemah
Tampilan seperti pada gambar di atas adalah tampilan yang akan dihadapi oleh pengguna. Pengguna dapat langsung memasukkan teks pada kolom yang disediakan.
Setelah input dituliskan pengguna dapat menekan tombol “TERJEMAH” yang tersedia. Perangkat lunak penterjemah segera melakukan proses penterjemahan dan akan memunculkan hasil terjemahan. Form pemasukan input akan tetap muncul dengan menyertakan input terakhir. Tombol “TAMBAH DATA” digunakan untuk menambahkan data kata-kata baru ke dalam file kamus. Tombol “REFRESH” digunakan untuk me-refresh perangkat lunak setelah dilakukan penambahan data kata baru ke file kamus. Tombol “HELP” digunakan untuk membuka file bantuan.
3.3.2 Fasilitas pengelolaan kosa kata baru
Perangkat lunak penterjemah ini akan menyimpan setiap kata disertai dengan jenis kata tersebut. Pemberian jenis kata harus tepat karena sangat menentukan proses penterjemahan. Algoritma pemrograman perangkat lunak ini diantaranya memanfaatkan pembedaan kata berdasarkan jenis kata. Bagi pengguna, tersedia fasilitas yang mampu membantu mengelola kata-kata baru. tampilannya seperti pada gambar berikut.

Gambar 3-2. Form Pemasukkan Data Kamus

Kata-kata yang disimpan dalam kamus.dick (file data kamus) ini dapat setiap saat ditentukan jenisnya. Dan setiap kata hanya dapat diberi satu jenis kata,meskipun dapat diberi beberapa alternatif arti. Jenis kata yang baru hanya akan disimpan jika jenis kata yang diinginkan telah dipilih dari combo box yang tersedia.
Setelah dilakukan pemilihan jenis kata pengguna dapat menekan tombol “TAMBAH KATA BARU”. Dengan demikian, perangkat lunak penterjemah akan memindahkan kata baru tersebut ke dalam kamus.dick yang sesuai dengan abjad huruf dan jenis kata yang telah ditentukan. Tombol “SIMPAN KATA BARU” digunakan untuk menyimpan perubahan pada kamus.dick.
Di dalam fasilitas ini pengguna dapat menghapus kata-kata jika diperlukan. Misalnya kata baru yang ada merupakan istilah yang tidak perlu diterjemahkan. Penghapusan dilakukan dengan memberikan blok pada kata yang diinginkan kemudian menekan delete pada keyboard. Pengguna juga dapat mengubah atau memberikan makna baru pada suatu kata.

3.3.3 Fasilitas help
Perangkat lunak ini menyedikan fasilitas bantuan untuk memudahkan pengguna ketika pertama kali menggunakannya. Adapun interface bantuan (help) adalah sebagai berikut :

Gambar 3-3. Interface HELP

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s