manfaat menggunakan windows


DIPOSTING DAN DIKE,BANGKAN OLEH:VASKO EDO MINTER GULTOM

“”””””””USU””””””””””””””

*2008*
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Ba b 2
Instalasi Windows 2000 Server
Instalasi merupakan langkah awal yang harus Anda pahami sebelum menggunakan Windows 2000
Server dalam jaringan. Kesempurnaan proses instalasi akan sangat mempengaruhi kinerja mesin server.
Pemahaman yang baik mengenai persyaratan dan proses instalasi juga akan sangat membantu dalam
proses troubleshooting serta optimasi sistem server.
2.1 Persyaratan Hardware dan Software
Agar sistem Windows 2000 Server dapat berjalan maksimal maka dibutuhkan hardware dan software
yang sesuai dengan persyaratan minimal. Berdasarkan informasi resmi dari website Microsoft,
persyaratan hardware yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server adalah sebagai
berikut :
Komponen          Spesfikasi Minimum        Spesifikasi Yang Disarankan
Processor         Pentium 133               Pentium 166
RAM               128 MB                    256 MB
Harddisk          2 GB dengan space         Sesuai dengan data yang akan
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                  1
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
bebas minimal 1 GB           disimpan di server
Display             VGA Card dan monitor         Mendukung resolusi 1024 x 768
yang          mendukung
resolusi 640 x 480
CDROM Drive         12X       Speed,      tidak  Lebih tinggi dari 12X
dibutuhkan           untuk
instalasi lewat jaringan
Network Card        Sesuai topologi dan          Sesuai topologi dan kebutuhan
kebutuhan jaringan           jaringan
Disk Drive          Disk drive 3.5” , untuk      Disk drive 3.5” , untuk instalasi
instalasi dengan disket.     dengan disket.
Berdasarkan pengalaman pribadi penulis, spesifikasi yang disebutkan di atas adalah kebutuhan
minimum agar Windows 2000 Server dapat terinstal dalam komputer. Apabila Anda serius menjadikan
sebuah komputer sebagai server jaringan, maka sangat disarankan menggunakan mesin kelas Pentium
III dengan RAM 256 MB untuk memperoleh kinerja maksimal.
Untuk menjalankan berbagai latihan dalam buku ini disarankan anda menggunakan komputer Pentium
200 MHz dengan RAM 128 MB. Pada prinsipnya semakin tinggi spesifikasi hardware Anda maka
performa sistem akan semakin baik.
Anda perlu memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persyaratan software terutama bila Anda
akan melakukan upgrade Windows NT Server 4.0 atau instalasi dual boot. Ada dua jenis sistem operasi
yang dapat diupgrade menjadi Windows 2000 Server yaitu :
•    Windows NT Server 3.51
•    Windows NT Server 4.0
Masing-masing sistem operasi tersebut harus diinstal Service Pack minimal versi 3 sebelum diupgrade
ke Windows 2000 Server. Anda dapat menginstal lebih dari satu sistem operasi dalam satu harddisk
dengan syarat sistem partisi pada harddisk Anda memenuhi persyaratan untuk sistem operasi yang akan
diinstal. Prosedur lebih lanjut mengenai instalasi dual boot akan dijelaskan dalam sub bab berikutnya.
2.2 Persyaratan File System dan Partisi
Pilihan file system akan sangat berpengaruh terhadap jenis sistem operasi yang dapat disimpan dalam
harddisk. Setiap file system memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga Anda harus
menentukan file system yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan anda.
Sistem operasi Windows NT baik versi Server maupun Workstation hanya mendukung sistem file
FAT16 dan NTFS. Sedangkan keluarga Windows 2000 mendukung sistem file FAT16, FAT32, maupun
NTFS. Anda harus memperhatikan dukungan sistem file terhadap setiap jenis sistem operasi terutama
jika Anda ingin mengkonfigurasi instalasi dual boot. Karakteristik setiap jenis file system dalam sistem
operasi Windows dapat dilihat pada tabel berikut :
Karakteristik         FAT16                FAT32               NTFS
Sistem      operasi   DOS                  Windows       95    Windows NT
yang didukung                              OSR2
Windows 3.11                             Windows 2000
Windows 98
Windows 9X
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                        2
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Windows NT        Windows 2000
Windows 2000
Efisiensi            Tidak             Ya                   Ya
penggunaan space
harddisk
Kemampuan            Tidak             Tidak                Ya
kompresi       dan
quota
Enkripsi dan local   Tidak             Tidak                Ya
security
Dukungan             Ya                Ya                   Ya
network security
Ukuran       partisi 2GB               32GB                 2TB
maksimum
Berdasarkan tabel tersebut terlihat bahwa kemampuan maksimum keluarga Windows NT dan Windows
2000 hanya dapat digunakan bila diinstal pada partisi NTFS. Dengan menggunakan sistem file NTFS
anda dapat melakukan proteksi security hingga ke tingkat file, dibandingkan dengan partisi jenis FAT
yang hanya dapat memberikan security hingga tingkat folder.
Keuntungan menggunakan sistem file FAT16 adalah dukungan yang luas terhadap berbagai sistem
operasi. Partisi jenis ini merupakan pilihan tepat bila anda akan ingin mengkonfigurasi instalasi dual
boot antara Windows NT dengan Windows 2000 atau Windows 95. Kekurangan utama FAT16 adalah
metode penyimpanan yang kurang efisien, sehinnga ruang harddisk anda akan lebih cepat penuh
dibandingkan bila Anda menggunakan FAT32 atau NTFS.
2.3 Teknik Partisi
Harddisk yang akan Anda gunakan dapat dipartisi dalam beberapa logical partition. Partisi adalah istilah
yang biasa digunakan untuk menyebut pembagian logical dari sebuah harddisk.
Misalkan anda memiliki sebuah harddisk berkapasitas 10 GB, maka anda dapat membaginya menjadi
dua logical partition yaitu drive C sebagai primary partition sebesar 4 GB dan sisanya drive D sebesar 6
GB sebagai secondary partition. Anda dapat membagi lagi secondary partition tersebut menjadi
beberapa logical drive sesuai dengan kepentingan Anda. Dalam menentukan ukuran partisi Anda perlu
memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
Berapa jenis dan berapa banyak sistem operasi yang akan anda instal dalam harddisk.
Kebutuhan ruang harddisk, misalkan anda akan menginstal Windows 2000 Server di drive C maka
disarankan ruang kosong sebesar 1GB ditambah space untuk menginstal berbagai macam software
aplikasi.
Lokasi system partition dan boot partition Windows 2000 Server. System partition berisi berbagai file
yang dibutuhkan Windows 2000 Server untuk melakukan booting, yang secara default terinstal pada
active partition, umumnya drive C. Boot partition adalah partisi yang berisi folder WINNT dimana file-
file Windows 2000 Server tersimpan. Ukuran boot partition disarankan minimal 1GB, yang lokasinya
secara default ada di drive C tetapi Anda dapat menentukan lokasi lain sesuai dengan ukuran partisi
harddisk Anda.
Anda dapat melakukan partisi harddisk dengan menggunakan utility FDISK yang terdapat dalam MS
DOS atau dengan aplikasi pihak ketiga seperti Partition Magic. Penulis mengasumsikan Anda sudah
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                        3
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
cukup memahami penggunaan utility FDISK sehingga tidak akan dibahas secara detil dalam buku ini.
Apabila Anda belum memahami penggunaan utility untuk partisi ini, silahkan membaca dokumentasi
ataupun help file dalam MS DOS.
2.4 Pilihan Metode Instalasi
Untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server dapat digunakan beberapa metode sebagai berikut :
1) CDROM Bootable
Cara ini paling mudah dan cepat untuk dilakukan. Anda harus mengkonfigurasi BISO
komputer untuk booting dari CDROM. Sebuah tampilan text based akan memberikan beberapa
pertanyaan mengenai lokasi penempatan Windows 2000 dan sistem partisi yang digunakan.
2) Setup Disk
Metode ini memerlukan waktu paling lama, penulis tidak merekomendasikan cara ini kecuali
anda tidak memiliki CDROM drive yang dapat digunakan secara bootable. Sebelum
melakukan instalasi anda perlu membuat setup disk dari komputer lain yang sudah terinstal
Windows 2000 Server.
3) Instalasi dari OS lain
Apabila anda telah memiliki sistem operasi lain di komputer, maka dapat langsung
menjalankan proses instalasi dengan memasukkan CDROM Windows 2000 Server dan
memanfaatkan proses autorun.
Untuk konfigurasi dual boot, pilihlah option kedua. Sedangkan untuk mengupgrade Windows
NT Server ke Windows 2000 Server pilihlah option ke-1. Proses instalasi dilanjutkan dengan
mencopy temporary file ke harddisk, booting ulang, dan selanjutnya tampil dialog text based
sebagaimana instalsi dengan CDROM bootable.
2.5 Member Server dan Domain Controller
Sebelum melangkah lebih lanjut untuk melakukan instalsi, anda perlu memahami peran Windows 2000
Server dalam sebuah jaringan. Windows 2000 Server dapat diinstal sebagai Member Server dan Domain
Controller.
Bagi anda yang pernah mengenal Windows NT, maka terdapat istilah PDC(Primary Domain Controller),
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                    4
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
BDC(Backup Domain Controller) dan Stand Alone Server. Dalam arsitektur Windows 2000 konsep
PDC dan BDC sudah tidak dikenal lagi. Sebuah server yang menyimpan konfigurasi jaringan mengenai
data dan hak setiap account, security, dan active directory disebut Domain Controller (DC). Peranan DC
ini identik dengan PDC dalam teknologi Windows NT. Sebagai backup dari DC yang sudah ada,
diperlukan DC baru yang masing-masing kedudukannya dalam jaringan adalah setara (peer). Dengan
demikian bila terjadi fault pada sebuah DC, maka DC lain akan secara otomatis mengambil alih
peranannnya sebagai pengendali jaringan.
Antar DC dalam jaringan Windows 2000 terjadi replikasi data-data konfigurasi melalui active directory.
Replikasi tersebut terjadi dalam interval tertentu, untuk menjamin kesamaan konfigurasi antar DC.
Untuk menginstal sebuah server sebagai DC, maka fasilitas Active Directory harus dipasang di server
tersebut. Instalasi Active Directory adalah dengan menjalankan perintah DCPROMO dari command
prompt, atau dengan memanfaatkan fasilitas wizard dari menu Configure Your Server.
Sebuah server yang tidak dikonfigurasi active directory disebut sebagai Member Server. Member Server
identik dengan Stand Alone Server dalam jaringan Windows NT. Karena tidak memiliki active directory,
maka server tersebut hanya memiliki user dan group di tingkat local computer saja. Member Server
dapat melakukan mapping user dan group dari DC dengan memanfaatkan fasilitas active directory,
asalkan antara DC dan member server tersebut terhubung dalam satu network. Member Server biasanya
digunakan sebagai server berbagai service dalam jaringan, misalnya mail server, web server, file server,
maupun proxy server.
2.6 Praktek Instalasi Windows 2000 Server
Berikutnya tiba saatnya bagi anda untuk melakukan instalasi Windows 2000 Server. Dalam praktek ini
penulis menggunakan skenario instalasi dengan bootable CDROM pada harddisk kosong yang belum
terisi sistem operasi lain. Setelah Windows 2000 Server terpasang sebagai Member Server, dilakukan
instalasi Active Directory untuk mengupgrade server tersebut sebagai DC dengan perintah DCPROMO.
2.6.1 Instalasi Member Server
1) Lakukan setting pada BIOS komputer anda untuk booting dari CDROM
2) Masukkan bootable CDROM Windows 2000 Server, dan restart komputer anda.
3) Tampil dialog text based, lanjutkan instalasi dengan menekan Enter.
4) Setelah tampil dialog License Agreement, tekan F8 untuk menerima agreement.
5) Selanjutnya anda diminta menentukan lokasi instalasi. Pada bagian ini anda juga dapat
menghapus dan membuat partisi baru di harddisk.
6) Tentukan jenis file sistem yang akan digunakan.
Note : Apabila anda ingin membuat uial boot, jangan menghapus partisi yang telah terisi OS
lain. Pada bagian penentuan jenis partisi, jangan merubah jenis partisi di drive yang telah
terisi OS. Menghapus maupun merubah jenis partisi akan menghilangkan OS yang telah anda
install di partisi tersebut.
7) Setelah selesai, proses intalasi dilanjutkan dengan mengecek dan mencopy temporary file ke
harddisk.
8) Keluarkan CDROM dan restart komputer.
9) Proses intalasi dilanjutkan dengan mendeteksi hardware di komputer.
10) Selanjutnya tentukan regional setting (keyboard layput, sistem tanggal, jam, dll) sesuai dengan
kondisi lokasi anda.
11) Isikan nama pemilik komputer dan organisasinya.
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                        5
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
12) Pilih jenis dan banyaknya lisensi yang akan digunakan. Lisensi per server berarti dihitung
berdasarkan jumlah klien yang melakukan koneksi ke server. Sedangkan lisensi per seat
mengharuskan tiap klien untuk memiliki license, yang dapat digunakan untuk mengakses
server manapun. Untuk latihan, pilihlah per Server dan isikan jumlah koneksi = 5 klien.
13) Langkah berikutnya adalah mengisikan nama komputer. Nama tersebut akan digunakan untuk
mengidentifikasi komputer di dalam jaringan. Misalkan anda menginstal server pertama dalam
jaringan, isikan SERVERPUSAT sebagai nama server.
14) Isikan password untuk account Administrator. Pastikan anda mengisikan password yang cukup
baik, karena account tersebut merupakan administrator dengan hak tertinggi dalam jaringan.
15) Tampil dialog pilihan service yang akan diinstall. Anda dapat memilih jenis service yang akan
disediakan server tersebut, misalnya IIS (web server), DNS Server, maupun DHCP server.
Dalam latihan ini, biarkan pilihan tersebut dalam kondisi default dan lanjutnkan instalasi. Anda
akan melakukan instalasi setiap service pada bab-bab selanjutnya sesuai dengan kebutuhan.
16) Selanjutnya tampil pilihan dialog untuk Network Setting. Pilih Custom untuk menampilkan
dialog konfigurasi jaringan.
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                         6
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
17) Sorot Internet Protocol, dan klik Properties untuk mengisikan konfigurasi IP Address sebagai
berikut :
IP Address        : 192.168.0.1
Subnet Mask       : 255.255.255.0
Kosongkan kotak lain, dan tutup dialog. Pengisian IP address tersebut menggunakan klas C
yang biasa dipakai di lingkungan LAN. Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi jaringan
bila diperlukan.
18) Tampil dialog Workgroup dan Domain, yang menanyakan kedudukan server tersebut di dalam
jaringan. Karena dalam praktek ini anda menginstal server pertama dalam jaringan dan domain
baru, maka pilihlah option pertama dan kosongkan kotak Workgroup or computer domain.
19) Klik Next untuk melanjutkan instalasi. Proses instalasi akan dilanjutkan dengan melakukan
setting jaringan dan hardware. Proses tersebut bervariasi kecepatannya, tergantung spesifikasi
komputer anda. Anda mungkin diminta memasukkan CDROM Windows 2000 atau disket
driver sesuai keperluan.
20) Setelah konfigurasi selesai, booting ulang komputer anda dan selanjutnya tampil dialog login
ke Windows 2000 Server. Tekan Ctrl+Alt+Del dan masukkan password untuk user
Administrator.
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                      7
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
21) Tampil desktop Windows 2000 Server, dan anda siap melakukan berbagai konfigurasi server.
Pada tahap ini Windows 2000 Server telah terinstal sebagai member server. Untuk membuatnya
sebagai Domain Controller perlu dieksekusi perintah DCPROMO.
2.6.2 Instalasi Domain Controller
Member Server bersifat stand alone sehingga tidak dapat digunakan untuk mengatur konfigurasi
jaringan. Biasanya Member Server menginduk ke DC untuk memberikan service jaringan tertentu. Pada
praktek berikutnya anda akan mengupgrade Member Server menjadi DC, yang merupakan DC pertama
di jaringan anda.
1) Klik Start > Run dan ketikkan DCPROMO
Perintah tersebut akan menginstal Active Directory sehingga server dinaikkan statusnya dari
Member Server ke Domain Controller. Anda akan menginstal DC pertama dalam Domain.
2) Tampil Dialog type Domain Controller, pilih Domain Controller For A New Domain. Apabila
anda menginstal DC tambahan dalam sebuah Domain, aktifkan option ke-2.
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                   8
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
3) Berikutnya tampil pilihan untuk menentukan jenis domain yang dibuat. Aktifkan Create A New
Domain Tree untuk membuat Domain pertama dalam jaringan.
4) Pilih Create A New Forest Of Domain Trees pada dialog Join Forest. Domain yang dibuat
adalah level tertinggi dalam Forest baru.
Note : Forest, Tree, dan Domain adalah terminologi yang digunakan dalam konsep jaringan
Windows 2000 untuk mengidentifikasi kesatuan organisasi jaringan. Domain merupakan
kesatuan terkecil dari sebuah jaringan. Beberapa Domain dapat bergabung membentuk Tree
dan gabungan dari beberapa Tree disebut Forest.
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                 9
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
5) Isikan nama Domain untuk organisasi anda, Gunakan Full Qualified Domain Name sesuai
peraturan Internic. Anda dapat menggunakan Domain yang sudah terdaftar resmi, atau domain
fiktif dengan nama tertentu yang dikehendaki. Apabila anda akan mempublish jaringan ke
internet, sebaiknya digunakan nama Domain yang telah terdaftar.
6) Langkah selanjutnya adalah menentukan NETBIOS Name untuk Domain tersebut. Hal ini
digunakan untuk mendukung OS sebelum Windows 2000 seperti Win98 dan Win NT yang
menggunakan NETBIOS untuk meresolve nama host di jaringan.
7) Tentukan lokasi penyimpanan data Active Directory, yaitu data log, system volume, dan Active
Directory Database.
Cepat Mahir Windows 2000 Server                                                                  10
M. Choirul Amri
Kuliah Berseri IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Note : Lokasi penyimpanan data Active Directory harus menggunakan partisi NTFS. Apabila
system partition anda menggunakan FAT32, anda harus menyediakan sebuah volume dengan
partisi NTFS untuk menyimpan data tersebut. Dalam sebuah jaringan besar dimana sering
terjadi update dan replikasi data Active Directory sebaiknya data tersebut disimpan di harddisk
terpisah dari sistem operasi, sehingga meningkatkan kinerja sistem.
8) Proses instalasi dilanjutkan dengan mengecek keberadaan DNS Server di dalam jaringan.
Apabila tidak terdapat DNS Server maka Windows 2000 akan meminta konfirmasi untuk
menginstal DNS Server di DC tersebut.
9) Tunggu sampai proses instalasi selesai, instalasi dilanjutkan dengan booting ulang.
10) Lakukan login ke DC sebagai Administrator, setelah Active Directory terpasang akan terlihat
beberapa menu tambahan di bagian Administrative Tools, antara lain Active Directory Users
and Computers yang merupakan menu utama untuk konfigurasi user, group dan security
jaringan.
Selamat, anda telah menginstal DC pertama di jaringan…..
Cepat Mahir Windows 2000 Server

vasko edo minter gultom

“””””””””usu”””””””””””

2008

TEKNIK PERANGKAT LUNAK

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s